14 Ali Imran » Jumlah Ayat: 200

Surah » Ali Imran » Jumlah Ayat: 200

waittaquu alnnaara allatii u’iddat lilkaafiriina
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
131. Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir. Perintah taat-kepada Allah dan Rasul serta sifat-sifat orang-orang yang bertakwa.
wa-athii’uu allaaha waalrrasuula la’allakum turhamuuna
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
132. Dan ta’atilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.
wasaari’uu ilaa maghfiratin min rabbikum wajannatin ‘ardhuhaa alssamaawaatu waal-ardhu u’iddat lilmuttaqiina
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
alladziina yunfiquuna fii alssarraa-i waaldhdharraa-i waalkaatsimiina alghayzha waal’aafiina ‘ani alnnaasi waallaahu yuhibbu almuhsiniina
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
waalladziina idzaa fa’aluu faahisyatan aw zhalamuu anfusahum dzakaruu allaaha faistaghfaruu lidzunuubihim waman yaghfiru aldzdzunuuba illaa allaahu walam yushirruu ‘alaa maa fa’aluu wahum ya’lamuuna
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri [229], mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

[229] Yang dimaksud perbuatan keji (faahisyah) ialah dosa besar yang mana mudharatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain, seperti zina, riba. Menganiaya diri sendiri ialah melakukan dosa yang mana mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil.

ulaa-ika jazaauhum maghfiratun min rabbihim wajannaatun tajrii min tahtihaa al-anhaaru khaalidiina fiihaa wani’ma ajru al’aamiliina
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
136. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.
qad khalat min qablikum sunanun fasiiruu fii al-ardhi faunzhuruu kayfa kaana ‘aaqibatu almukadzdzibiina
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
137. Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah [230]; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).

[230] Yang dimaksud dengan sunnah Allah di sini ialah hukuman-hukuman Allah yang berupa malapetaka, bencana yang ditimpakan kepada orang-orang yang mendustakan rasul.

haadzaa bayaanun lilnnaasi wahudan wamaw’izhatun lilmuttaqiina
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
138. (Al-Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
walaa tahinuu walaa tahzanuu wa-antumu al-a’lawna in kuntum mu/miniina
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
139. Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.
in yamsaskum qarhun faqad massa alqawma qarhun mitsluhu watilka al-ayyaamu nudaawiluhaa bayna alnnaasi waliya’lama allaahu alladziina aamanuu wayattakhidza minkum syuhadaa-a waallaahu laa yuhibbu alzhzhaalimiina
http://m.alquran-indonesia.com/mquran/application/modules/quran/views/player_mp3_mini.swf
 Dengarkan 
140. Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’ [231]. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim,

[231] Syuhada’ di sini ialah orang-orang Islam yang gugur di dalam peperangan untuk menegakkan agama Allah. Sebagian ahli tafsir ada yang mengartikannya dengan “menjadi saksi atas manusia” sebagai tersebut dalam ayat 143 surat Al Baqarah.

SEBAB TURUNNYA AYAT: Diketengahkan oleh Ibnu Abu Hatim dari Ikrimah, katanya, “Tatkala berita perang lambat sampai ke telinga kaum wanita, mereka pun pergi keluar untuk mencari-carinya. Kebetulan ada dua orang yang datang dengan mengendarai unta, maka tanya salah seorang di antara wanita itu, ‘Apakah yang dilakukan oleh Rasulullah?’ Kedua laki-laki itu pun berceritalah, sampai wanita itu mengatakan, ‘Saya tidak peduli, apakah Allah akan menjadikan sebagian di antara hamba-hamba-Nya sebagai syuhada,’ dan Alquran pun turun mengenai apa yang dikatakan wanita itu, ‘Dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya sebagai syuhada.'”(Q.S. Ali Imran 140)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s